
Ramadan selalu menjadi momen yang dinanti, bukan hanya untuk ibadah, tapi juga untuk mempererat tali silaturahmi. Bagi dunia korporat, agenda Buka Bersama (Bukber) sudah menjadi tradisi tahunan. Namun, pertanyaannya: Apakah Bukber kantor Anda selama ini benar-benar meningkatkan engagement, atau hanya sekadar menggugurkan kewajiban?
Seringkali, Bukber formal di hotel atau restoran justru menciptakan sekat; atasan berkumpul dengan atasan, dan staf hanya berbicara dengan rekan satu divisinya. Padahal, momen ini adalah peluang emas untuk mencairkan silo antar departemen.
Berikut adalah 5 ide Bukber kreatif yang bisa dicoba perusahaan untuk menciptakan suasana yang lebih akrab dan bermakna:
Table of Contents
Toggle1. Charity Cook-Off & Potluck Challenge
Alih-alih memesan katering mewah, tantang tiap departemen untuk membawa satu menu andalan atau bahkan menghias takjil bersama di lokasi. Sebagian dari makanan tersebut kemudian dikemas untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan sebelum acara makan inti dimulai. Perusahaan dapat bekerja sama dengan vendor atau lembaga sosial untuk menyalurkan program charity kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan bisa berupa mengundang atau mengunjungi komunitas seperti panti asuhan, pondok pesantren, panti lansia, atau komunitas pekerja informal seperti tukang becak. Acara dapat diisi dengan penyerahan bantuan, makan bersama, hingga sesi interaksi hangat antara peserta corporate gathering dan komunitas yang diundang.
- Kenapa Efektif: Menumbuhkan rasa empati kolektif dan kebanggaan karena telah berkontribusi bagi sesama sebagai satu perusahaan.
- Menciptakan pengalaman gathering yang lebih bermakna, memperkuat nilai empati dan kepedulian sosial perusahaan, serta membangun rasa kebersamaan tim melalui kegiatan berbagi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
2. Bukber “Indoor The Amazing Race” (Mini Edition)
Sebelum waktu berbuka tiba, ajak karyawan melakukan aktivitas scavenger hunt atau misi singkat di sekitar area kantor atau lokasi acara.
- Kenapa Efektif: Karyawan dipaksa bekerja sama dalam tim lintas divisi untuk memecahkan teka-teki.
Tips: Pastikan tantangannya ringan dan tidak terlalu menguras fisik agar energi tetap terjaga hingga waktu Maghrib.
3. Bukber dengan Sesi “Human Library”
Ganti ceramah formal dengan konsep Human Library. Pilih beberapa karyawan dari berbagai level untuk menceritakan pengalaman hidup atau hobi unik mereka selama 5–10 menit sambil menunggu azan.
Kenapa Efektif: Membantu karyawan melihat sisi manusiawi rekan kerja mereka di luar deskripsi pekerjaan, yang merupakan kunci utama dalam membangun kepercayaan (trust).
4. Tema Kostum “Local Heritage” atau “Warna Warni”
Berikan sentuhan visual dengan menentukan dress code tertentu, misalnya batik daerah atau warna-warna cerah yang mewakili nilai perusahaan. Berikan penghargaan untuk kostum terbaik atau tim paling kompak.
Kenapa Efektif: Menghilangkan kesan kaku dan formal, serta menciptakan materi konten media sosial yang menarik untuk branding perusahaan.
5. Interactive Workshop: Membuat Hampers Sendiri
Sambil menunggu waktu berbuka (ngabuburit), adakan mini workshop seperti merangkai bunga, melukis di atas pouch, atau membuat kue kering. Hasil karya tersebut bisa dibawa pulang sebagai hadiah Lebaran dari kantor.
Kenapa Efektif: Memberikan pengalaman belajar baru dan apresiasi nyata yang bisa dipamerkan karyawan kepada keluarga mereka.
Kesimpulan
Kunci dari employee engagement dalam acara Bukber bukanlah pada seberapa mahal menu makanannya, melainkan pada seberapa besar peluang karyawan untuk berinteraksi secara bermakna. Dengan perencanaan yang kreatif, momen Ramadan bisa menjadi titik balik keharmonisan tim Anda.